Pulau Salahnama
Provinsi Sumatera Utara, ternyata memiliki banyak tempat wisata yang menyimpan keindahan alam bawah laut. Salah satu yang paling eksotis adalah alam bawah laut, di Pulau Salah Namo (Pulau Salah Nama), di Kabupaten Batubara.
Pulu Salah Nama ini merupakan pulau terluar di ProVinsi Sumatera Utara, yang berbatas dengan Pulau Berhala, Kabu
paten Rokan Hilir ProVinsi Riau.
Selain keindahan alam bawah laut, pantai di Pulau Salah Namo ini tak eksotisnya. Tepian yang penuh bebatuan, melengkapi keindahan pulau tersebut.
Sesekali terlihat pemandangan ketika ombak Selat Malaka menghempas pasir bibir pantai, di pulau yang tak berpenghuni ini.
Mengunjungi Pulau Salah Nama, dapat menaiki perahu bermotor dari dermaga Tanjung Tiram. Waktu tempuh dari dermaga menuju pulau tersebut lebih kurang memakan waktu satu jam.
Soal transportasi tidak perlu khwatir, karena ada boat nelayan, yang senantiasa selalu setia menanti para penumpangnya di dermaga Pelabuhan Tanjung Tiram.
Selama di perjalanan para wisatawan bisa menikmati pemandangan laut luas yang membentang. Sampan-sampan nelayan pun terlihat hilir mudik untuk mencari tangkapan ikan.
Di pulau Salah Nama, terlihat bangunan tower telekomunikasi berdiri tegak, di puncak bukit yang dihuni berbagai jenis satwa.
Pada malam, pemandangan dari kilauan lampu perahu nelayan yang menangkap sotong dan cumi-cumi, membuat suasana kian asyik.
Berjalan menaiki puncak bukit di Pulau Salah Nama ini, terlihat pemandangan yang luar biasa. Terik matahari tidak terasa, karena wisatawan dapat berteduh di bawah rimbunnya pepohonan.
Bupati Batubara, H.OK.Arya Zulkarnain, SH,MM, sangat respek dengan tujuan wisata Pulau Salah Nama ini.
Guna memenuhi fasilitas objek wisata, khususnya alat transportasi laut, Pemkab Batubara menganggarkan belanja pada Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Batu Bara tahun 2014 dan R-APBD Batu Bara tahun 2015.
Asal usul nama “Pulau Salah Nama” ini sebenarnya sedikit unik, karena bentuknya sepeti klitoris. Namun, belakangan masyarakat nelayan menyadarinya, dan mengganti nama pulau itu dengan “Pulau Salah Nama”.
Pulau Pandang
Pulau Pandang berada di Selat Malaka, di sebelah utara Kecamatan Tanjung Tiram, Kabupaten Batubara.Kurang lebih 3 jam dari kota medan. Tidak banyak informasi mengenai pulau Pandang, bahkan bagi warga Sumut sendiri kebanyakan tidak mengetahui keberadaan pulau Pandang yang ternyata terletak di kabupaten Batubara. Pulau eksotis nan cantik ini bak permata mentah yang belum diasah. Keindahannya akan terus tersembunyi selama dinas pariwisata pemkab Batubara tidak berusaha mengasah potensi wisata pulau ini.
Pulau Pandang tidak terlalu jauh dari bibir pantai. Perjalanan melalui Tanjung Tiram hanya menempuh waktu selama kurang lebih 2 jam saja. Gak seperti perjalanan ke pulau Berhala yang memakan waktu kurang lebih empat jam. Dari segi keindahan, gak diragukan lagi. Kelelahan kami karena tersengat teriknya mentari sirna ketika melihat hamparan pasir putih dan susunan batu yang keren abis. Belum lagi pantainya yang jernih bagai zamrud yang berkilau.dan surga nya bagi para pemancing.Selain Pulau Pandang yang luasnya sekitar satu hektar, Pemkab Batu Bara juga mempromosikan pulau kecil di dekatnya, Pulau Salah Nama, yang juga kaya terumbu karang. Pulau yang lebih luas dari Pulau Pandang ini, 2 hektar, tergolong pulau tak berpenghuni.obyek wisata andalan karena pulau kecil berpantai pasir putih itu punya flora dan fauna dasar laut yang cantik. Selain itu, pulau penuh terumbu karang ini juga sangat disukai wisatawan sebagai arena memancing.memang indonesia ini kaya sekali alam nya..
No comments:
Post a Comment